Dosen Ilmu Politik FISIPOL UNESA Matangkan Guest Lecture di Sciences Po Prancis melalui Pertemuan Daring
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya – Dosen Program Studi S1 Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Dr. Fadhillah Sri Meutia, M.A., mengikuti pertemuan daring melalui Zoom Meeting bersama Prof. Pierre Buhler dari Sciences Po (Institut d'Études Politiques de Paris) serta Eva Hancum, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, pada Jumat, 10 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas persiapan guest lecture yang akan diselenggarakan pada 16 September 2026 sebagai bagian dari penguatan kolaborasi akademik internasional.
Dalam pertemuan daring tersebut, Dr. Fadhillah mempresentasikan rancangan materi kuliah berjudul "Culture as Soft Power: Understanding Indonesian Cultural Diplomacy through Politics, Identity, and Media." Materi tersebut dirancang untuk memperkenalkan diplomasi budaya Indonesia melalui perspektif ilmu politik, identitas, media, dan hubungan internasional kepada mahasiswa Sciences Po, salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Prancis.
Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan membahas struktur perkuliahan, metode pembelajaran, serta relevansi materi dengan kebutuhan akademik mahasiswa Sciences Po. Prof. Pierre Buhler memberikan berbagai masukan untuk memperkuat substansi perkuliahan sekaligus menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan karakteristik peserta. Sementara itu, Eva Hancum memfasilitasi jalannya diskusi sebagai bentuk dukungan KBRI Paris dalam mempererat kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Prancis.
Dr. Fadhillah Sri Meutia menyampaikan bahwa kesempatan berdiskusi secara daring dengan akademisi Sciences Po menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan perspektif akademik Indonesia di forum internasional. "Guest lecture ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkenalkan diplomasi budaya Indonesia sebagai bentuk soft power yang relevan dalam dinamika politik global. Kami berharap mahasiswa Sciences Po dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara budaya, politik, media, dan diplomasi publik," ujarnya.
Melalui guest lecture yang dijadwalkan pada September 2026, mahasiswa Sciences Po diharapkan memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai peran budaya sebagai instrumen soft power dalam politik kontemporer dan hubungan internasional. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen FISIPOL UNESA dalam memperluas jejaring akademik global serta mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi akademik internasional, pertukaran pengetahuan, dan promosi diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.
Penulis: FSM
Editor: NRA
Share It On: