Dua Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIPOL UNESA Juara PEKSIMIDA Jatim 2026, Siap Wakili Jawa Timur ke PEKSIMINAS
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya – Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), kembali mengukir prestasi membanggakan pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Timur 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia Jawa Timur (BPSMI Jatim). Dua mahasiswa Ilmu Komunikasi berhasil meraih Juara 1 di cabang lomba berbeda dan dipastikan akan mewakili Provinsi Jawa Timur pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2026 yang akan berlangsung pada 8–12 September 2026 di Jember.
Prestasi tersebut diraih oleh Diaz Zain, mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi, yang berhasil menjadi Juara 1 Cabang Lomba Menyanyi Solo Pop Putra, serta Shafilano Kezya Effendi, mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi, yang meraih Juara 1 Cabang Lomba Dangdut Putri. Keduanya didampingi oleh Harpang Yudha Karyawanto, S.Pd., M.Pd. selama proses pembinaan hingga kompetisi berlangsung.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FISIPOL UNESA mampu menunjukkan kualitas akademik sekaligus prestasi di bidang seni. Dengan hasil tersebut, Diaz dan Shafilano akan membawa nama Jawa Timur pada kompetisi tingkat nasional bersama para juara dari berbagai perguruan tinggi di provinsi tersebut.
Bagi Diaz Zain, keberhasilan meraih juara bukanlah hasil yang diperoleh secara instan. Ia mengaku perjalanan menuju podium juara dipenuhi berbagai tantangan dan kegagalan yang justru menjadi motivasi untuk terus berkembang.
"Prestasi ini menjadi pengingat bahwa setiap kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Saya belajar untuk tidak menyerah, terus berlatih, dan memperbaiki diri di setiap kesempatan. Saya bersyukur atas dukungan keluarga, dosen pembimbing, teman-teman, serta UNESA yang selalu memberikan ruang bagi kami untuk berkembang. Semoga di PEKSIMINAS nanti saya dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Jawa Timur serta UNESA," ujar Diaz.
Ia menambahkan bahwa konsistensi dalam berlatih dan keberanian untuk bangkit setelah mengalami kegagalan menjadi modal utama dalam menghadapi setiap kompetisi. Menurutnya, proses tersebut membentuk mental yang lebih kuat sekaligus meningkatkan kualitas penampilan di atas panggung.
Sementara itu, keberhasilan Shafilano Kezya Effendi pada cabang lomba Dangdut Putri semakin mempertegas kiprah mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIPOL UNESA dalam bidang seni pertunjukan. Prestasi keduanya diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan bakat, berani berkompetisi, serta membawa nama baik kampus di berbagai ajang regional maupun nasional.
Pencapaian ini sekaligus mencerminkan komitmen FISIPOL UNESA dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara holistik. Prestasi Diaz Zain dan Shafilano Kezya Effendi sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan talenta mahasiswa di bidang seni, SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) dengan memberikan kesempatan yang setara bagi mahasiswa untuk berprestasi, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui pelestarian dan pengembangan seni budaya Indonesia di tingkat nasional.
Penulis: NRA
Editor: NRA
Share It On: