Mahasiswa FISIPOL UNESA Torehkan Prestasi di Ajang Kacong Pamekasan 2026
fisipol.unesa.ac.id, Pamekasan – Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Zaraby Firdaus, mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara, berhasil meraih penghargaan sebagai Top 5 Kacong Pamekasan 2026 dalam ajang Pemilihan Duta Daerah Kacong Cebbhing Pamekasan 2026. Grand Final kompetisi tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Lapangan Nagara Bhakti, Pendopo Ronggosukowati, Kabupaten Pamekasan.
Pemilihan Kacong Cebbhing Pamekasan merupakan ajang pengembangan generasi muda yang bertujuan mencetak duta daerah sebagai representasi promosi pariwisata, budaya, serta berbagai potensi unggulan Kabupaten Pamekasan. Melalui rangkaian seleksi yang kompetitif, para peserta dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik, wawasan kebudayaan yang luas, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Keberhasilan Zaraby Firdaus meraih posisi Top 5 Kacong Pamekasan 2026 menjadi bukti komitmen dan kerja keras dalam mengembangkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi dalam memperkenalkan budaya serta potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif mengembangkan kompetensi nonakademik yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Prestasi yang diraih Zaraby sejalan dengan komitmen FISIPOL UNESA dalam mendukung pengembangan mahasiswa yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap berbagai tantangan. Keterlibatan mahasiswa dalam ajang duta daerah menjadi salah satu bentuk penguatan soft skills, khususnya dalam aspek kepemimpinan, komunikasi publik, kerja sama, serta kemampuan membangun jejaring yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Selain menjadi kebanggaan bagi Program Studi Ilmu Administrasi negara dan FISIPOL UNESA, capaian tersebut diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Dengan semangat berprestasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Prestasi ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui pengembangan kompetensi dan kapasitas generasi muda, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui upaya pelestarian budaya dan promosi potensi daerah secara berkelanjutan.
Penulis: ZF
Editor: IFP
Share It On: