"Tim Penyihir" PPKn FISIPOL UNESA Tembus Sebagai Finalis BRINATHON 2026 Lewat Riset Anak Yatim Pesisir Demak
fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA – Tim Penyihir dari Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang diketuai oleh Reyhan Anggoro Septiansyah bersama anggota Ismatul Hawa dan Riski Intan Apriani, di bawah bimbingan Rianda Usmi, S.Pd., M.Pd., berhasil melaju sebagai finalis tingkat nasional dalam ajang BRINATHON 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Prestasi ini diraih dalam rangkaian Indonesia Research and Innovation Fair (InaRI Fair) 2026 yang puncaknya akan diselenggarakan di Jawa Barat dan DKI Jakarta pada 21 hingga 24 September 2026 mendatang.
Keberhasilan tim mahasiswa UNESA ini diraih melalui gagasan bertajuk "De-stigmatisasi Yatim: Menelisik Agensi Anak Yatim Pesisir Pantura Untuk Keep Surviving dalam Ekonomi Keluarga, Pendidikan, dan Bencana Rob Kabupaten Demak". Riset ini menyoroti bagaimana anak-anak yatim di kawasan pesisir Pantura, khususnya Kabupaten Demak, membangun ketahanan diri dan menghadapi kerentanan ganda akibat tekanan ekonomi serta ancaman bencana banjir rob yang kerap menerpa wilayah mereka.
BRINATHON merupakan kompetisi riset dan inovasi bergengsi di skala nasional. Ajang ini hadir sebagai wadah strategis bagi para peneliti muda dari seluruh Indonesia untuk menyalurkan gagasan solutif. Melalui kompetisi ini, setiap ide ilmiah diuji dan dituntut untuk berlandaskan pada data empiris yang kuat. Gagasan riset ini juga selaras dengan komitmen global dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan daya tahan kelompok rentan, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) lewat penjaminan akses edukasi anak-anak pesisir, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui kajian ketangguhan komunitas lokal dalam menghadapi bencana rob secara berkelanjutan.
Capaian ini memunculkan apresiasi sekaligus mengharapkan doa serta dukungan tinggi dari civitas akademika UNESA dan masyarakat luas agar Tim Penyihir mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang gelar juara pada tahap penjurian final di Jakarta dan Jawa Barat.
Penulis: RA
Editor: AZ
Share It On: